Audit Kesesuaian Penilaian Sertifikasi SNI Bibit Ayam KUB Janaka, Narayana, Sensi, dan Itik Master
Ciawi — Lembaga Sertifikasi Produk Benih dan Bibit Ternak (LSPBBT), Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, melaksanakan Audit Kesesuaian Penilaian Awal Sertifikasi SNI di Balai Perakitan dan Pengujian Unggas dan Aneka Ternak (BRMP Unggas), Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian. Audit ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari permohonan sertifikasi dengan ruang lingkup SNI 8405-2:2023, SNI 8405-3:2023, SNI 8405-4:2023, dan SNI 9190:2023, yang mencakup bibit ayam umur sehari (DOC) galur unggul KUB Janaka Agrinak, KUB Narayana Agrinak, KUB Sensi Agrinak, serta itik petelur komersial Itik Master.
Tim auditor yang dipimpin oleh Gunawan Sitanggang, (tautan tidak tersedia), (tautan tidak tersedia) selaku ketua, bersama Anggraeni Efrika Cahyawati, (tautan tidak tersedia), (tautan tidak tersedia), dan Irma, (tautan tidak tersedia), (tautan tidak tersedia), melakukan penilaian melalui wawancara, review dokumen, serta pengambilan contoh di lapangan. Audit dilaksanakan selama tiga hari, 8–10 Oktober 2025, mencakup kegiatan di beberapa unit produksi BRMP Unggas, yaitu Farm Ayam KUB Janaka Agrinak, Farm Ayam KUB Narayana Agrinak, Farm Ayam KUB Sensi Agrinak, Farm Itik Petelur Komersial Itik Master, serta unit penetasan (hatchery) yang menjadi bagian penting dalam proses produksi bibit unggas.
Pada unit penetasan, tim auditor meninjau sistem pengelolaan telur tetas, penanganan kebersihan dan biosekuriti, pengaturan suhu dan kelembapan inkubator, serta pencatatan hasil tetas yang menjadi bagian dari penilaian penerapan Good Hatchery Practice (GHP). Beberapa aspek lain yang menjadi fokus audit meliputi sistem manajemen mutu, data populasi dan distribusi, rekaman vaksinasi dan pengobatan, serta penanganan penyakit di seluruh unit kerja. Penilaian dilakukan untuk memastikan kesesuaian terhadap standar Good Breeding Practice (GBP), Good Hatchery Practice (GHP), dan Good Laboratory Practice (GLP).
Kegiatan audit ini menjadi langkah penting dalam memastikan mutu dan standarisasi bibit unggas yang dikembangkan oleh BRMP Unggas sesuai dengan ketentuan SNI dan standar nasional pembibitan ternak. Melalui audit ini diharapkan BRMP Unggas dapat memperoleh sertifikat SNI sebagai jaminan mutu produk dan bukti komitmen terhadap profesionalisme dalam penyediaan bibit unggas unggul nasional.