Koordinasi Persiapan Brigade Pangan, Fokus Penentuan Lokasi dan Pendataan Lahan
Koordinasi Persiapan Brigade Pangan Purwakarta Masuk Tahap 3, Fokus Penentuan Lokasi dan Pendataan Lahan
Purwakarta, 22 September 2025 – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Purwakarta terus mematangkan program Brigade Pangan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Saat ini, progres Brigade Pangan sudah memasuki tahap 3 dengan fokus menunggu hasil Survey Investigasi Desain (SID) Lahan.
Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) tercatat seluas 310 hektar, yang rencananya akan terbagi menjadi 2 kelompok Brigade Pangan dan tersebar pada 10 kelompok tani. Penentuan titik lokasi masih dalam proses agar mempermudah mobilisasi alat dan mesin pertanian (alsintan).
Selain itu, lahan CPCL Brigade Pangan yang sebelumnya berindeks tanam IP 1 ditargetkan meningkat menjadi IP 2, sehingga produktivitas pertanian dapat ditingkatkan. Awal Oktober mendatang, Pemkab Purwakarta juga akan melakukan pendataan ulang luas persawahan untuk menyesuaikan data dengan kondisi riil lapangan sebagai langkah persiapan Brigade Pangan.
Kondisi Lapangan
Di Desa Sukajadi, dengan luas lahan 163 hektar yang terbagi dalam 6 kelompok tani Mulia Mekar 1 – Mulia Mekar 6, sudah terdapat sekitar 70 hektar yang ditanami hingga akhir bulan. Pada lahan ini, petani mulai menanam varietas Inpari 32 sejak awal minggu ini (umur tanam 2–5 hari) dengan target mencapai IP 3.
Sementara itu, di Kecamatan Pondok Salam, luas baku sawah tercatat 1.589 hektar. Dari luasan tersebut, sudah ada sekitar24 hektar yang ditanami bulan ini. Namun demikian, petani menghadapi tantangan berupa serangan hama wereng coklat, wereng hijau, serta virus tanaman. Jika tanaman padi sudah terinfeksi virus, maka langkah pemusnahan harus segera dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih luas.
Dukungan dan Harapan
Program Brigade Pangan di Purwakarta diharapkan mampu memperkuat cadangan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas lahan sawah. Dengan dukungan pemerintah daerah, kelompok tani, serta optimalisasi alsintan, Purwakarta menargetkan pola tanam lebih intensif melalui peningkatan indeks pertanaman.