Sinergi BRMP Unggas Gerak Cepat Atasi Serangan Tikus di Lahan PM-AAS Purwakarta
Sinergi BRMP Unggas, Dinas, PPL, dan PPOPT Gerak Cepat Atasi Serangan Tikus di Lahan PM-AAS Purwakarta
Purwakarta (16/9) - BRMP Unggas selaku PJ LTT Kabupaten Purwakarta bersama Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, penyuluh, dan POPT bergerak cepat meninjau lokasi sawah program Pertanian Modern - Agricultural Advance System (PM-AAS) yang terserang hama tikus di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Dalam peninjauan tersebut, tim langsung melakukan aksi penanganan menggunakan perangkap tikus, sekam, dan racun tikus. Guna membatasi ruang gerak hama agar tidak semakin meluas, dipasang pula plastik atau terpal pada sebagian petak sawah.
Kusnadi, Ketua Poktan Mekarjaya 1 di Kampung Cibatu Kolot, Desa Cibatu, menjelaskan bahwa kelompoknya mengelola lahan PM-AAS seluas kurang lebih 1 hektar dengan menanam padi varietas Inpago menggunakan alat drum seeder. Selama ini, kebutuhan air mengandalkan aliran sungai. Namun, demi mengoptimalkan produktivitas, Kusnadi berharap adanya sumber air dari sumur dalam.
Penyuluh dari BPP Cibatu menambahkan bahwa pendampingan intensif sangat diperlukan bagi para petani dalam menjalankan program PM-AAS ini. Mengingat adanya keraguan petani akibat keterbatasan air, pompanisasi yang optimal dinilai sangat krusial agar hasil panen bisa maksimal.
Selain meninjau lokasi poktan Mekarjaya 1, tim juga mendatangi lokasi sawah Poktan Balarea di Desa Cikadu yang turut menjadi lokasi program PM-AAS di Kabupaten Purwakarta. Nurdin selaku perwakilan Poktan Balarea menyampaikan kesiapan kelompoknya dalam mengimplementasikan program PM-AAS pada lahan seluas kurang lebih 5.000 meter persegi. Berbagai persiapan telah dilakukan untuk mengoptimalkan kegiatan PM-AAS di sawahnya.